Tampilkan postingan dengan label Nasa Tuban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasa Tuban. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 April 2018

MoonE NASA Minuman Serbuk Khusus Wanita Dewasa



MoonE NASA adalah Minuman serbuk herbal yang berfungsi untuk membantu dan menjaga stamina dan kesehatan wanita, khususnya di daerah kewanitaan.
produk terbaru dari PT.Natural Nusantara (Nasa) Ini dibuat dari bahan-bahan alami yang berfungsi untuk mengembalikan gairah dalam hubungan suami istri sekaligus menambah keharmonisan rumah tangga anda.
Minuman serbuk yang terbuat dari bahan bahan alami ini berguna untuk mengembalikan stamina dan gairah wanita. Aman diminum untuk semua wanita karena terbuat dari bahan-bahan alami(HERBAL).
Anda tidak perlu takut dan khawatir Produk moonE Nasa ini juga sudah memiliki ijin dari BPOM sehingga menjamin bahwa produk moonE nasa sangat aman untuk dikonsumsi oleh para wanita.
Produk 100% berasal dari tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat tinggi sebagai solusi kewanitaan, tidak ada efek samping.
Praktis, tinggal di minum sesuai aturan.

JUAL MOONE NASA

MANFAAT MOONE NASA :
  • Mengembalikan gairah wanita dalam hubungan suami istri.
  • Menambah kenikmatan dalam hubungan suami istri.
  • Merapatkan & membersihkan dinding-dinding rahim dari dalam dengan cara aman.
  • Mengatasi Nyeri Haid.
  • Menormalkan siklus menstruasi.
  • Memperbaiki libido, menambah gairah hubungan intim.
  • Membantu kesuburan.
  • Membersihkan jamur/keputihan di dalam dinding rahim.
  • Membuat organ menjadi lebih sensitive & kesat.
  • Mempercepat orgasme.
  • Memperlambat masa menopause.
  • Sangat bagus untuk terapi kista.
Cara konsumsi :
Campur moonE NASA dengan segelas air aduk lalu diminum.

Bagi wanita yg kurang bergairah dianjurkan minum pagi dan sore jika malam akan Melakukan hubungan suami istri.
Sangat bermanfaat jika moonE Nasa minuman serbuk dikonsumsi harian cukup 1 sachet perhari.

Komposisi moonE Nasa :
Pueraria, Akar manis, Kacip fatip, Eksrak buah, Vit c, Biji anggur.
Satu sachet = 3gram.

Peringatan:
moonE Nasa minuman serbuk hanya diminum untuk kaum wanita saja, tidak diperbolehkan untuk kaum pria karna dikhawatirkan jadi emon,ance,debora dll.

Pemesanan / Konsultasi Hubungi :
085732846757 / 081216233789

Minggu, 01 April 2018

Cara Budidaya Seledri Agar Berkualitas Tinggi



Seledri (ApiumGraveolens L.)
Merupakan sayuran daun dan tanaman obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Seledri sudah dikenal  sejak ribuan tahun yang lalu sebagai komponen pengobatan dan bumbu masakan. Sebagai sayuran, daun, tangkai daun, dan umbi-umbian dijadikan sebagai campuran sup. Daun juga digunakan sebagai salad, atau dipotong kecil-kecil dan ditaburkan di bakso, sup, bubur, dan berbagai olahan lainnya.

Tanaman ini cukup laris di pasaran dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Selain itu, pasokan di pasar tradisional dan pasar modern tanaman ini juga masih kurang. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mencoba budidaya seledri, dan sebelumnya, sebaiknya Anda perhatikan cara budidaya tanaman seledri di bawah ini.

1. Syarat Tumbuh

Seledri merupakan tanaman dataran tinggi yang dapat tumbuh baik pada kisaran suhu 7-16° C. Tanah yang baik untuk areal penanamannya adalah yang subur dan gembur dengan pH 5,5-6,8. Karena memiliki system akar dangkal, seledri membutuhkan selalu tersedia air.
Seledri (ApiumGraveolens L.) merupakan sayuran daun dan tanaman obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Seledri sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu sebagai komponen pengobatan dan bumbu masakan. Sebagai sayuran, daun, tangkai daun, dan umbi-umbian dijadikan sebagai campuran sup. Daun juga digunakan sebagai salad, atau dipotong kecil-kecil dan ditaburkan di bakso, sup, bubur, dan berbagai olahan lainnya.

Tanaman ini cukup laris di pasaran dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Selain itu, pasokan di pasar tradisional dan pasar modern tanaman ini juga masih kurang. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mencoba budidaya seledri, dan sebelumnya, sebaiknya Anda perhatikan cara budidaya tanaman seledri di bawah ini.

1. Syarat Tumbuh

Seledri merupakan tanaman dataran tinggi yang dapat tumbuh baik pada kisaran suhu 7-16° C. Tanah yang baik untuk areal penanamannya adalah yang subur dan gembur dengan pH 5,5-6,8. Karena memiliki system akar dangkal, seledri membutuhkan selalu tersedia air.

2. Persemaian

Seledri dikembangbiakkan dengan biji. Sebelum disemaikan, sebaiknya biji seledri direndam dalam air dengan suhu 50°C, tambahkan HORMONIK 1 tutup botol dalam 2 lier air untuk merangsang perkecambahan. Benih-benih ini kemudian ditaburkan pada alur-alur dalam kotak atau bedeng persemaian. Jarak antar alur 2 cm dan dalamnya 0,5 cm. Alur lalu ditutup setipis mungkin dengan tanah agar mudah berkecambah.

3. Pengelolaan Tanah

Pengolahan tanah dilakukan sebelum tanaman di persemaian dipindahkan kelahan. Tanah dibajak atau dicangkul, kocor dengan 3 sendok makan SUPERNASA dalam 10 liter air, kemudian tambahkan pupuk kimia, yaitu urea 435 kg/ha, TSP 400 kg/ha, dan KCl 300 kg/ha. Setelah itu, tanah digemburkan, serta dibuat bedengan-bedengan. Lebar bedengan 1 m dan panjangnya disesuaikan dengan keadaan lahan. Bedengan-bedengan itu kemudian disiram dengan air secukupnya, lalu diamkan selama seminggu sehingga reaksi-reaksi di dalam tanah menjadi stabil.

4. Penanaman

Setelah berumur 2 minggu, bibit seledri sudah dapat dipindahkan ke bedengan yang telah disiapkan. Jarak tanam yang digunakan tergantung jenisnya, tetapi umumnya digunakan jarak tanam (20 x 20) cm.

5. Pemeliharaan

Gulma harus ditangani secara cepat dan tepat, terutama pada tanaman yang baru ditanam, Benih seledri yang di tanam secara langsung biasanya pertumbuhan kecambahnya begitu lambat kadang-kadang pertumbuhan awalnya tidak mampu bersaing dengan gulma. Setelah berdaun 3 atau lebih semprotkan POC NASA dan HORMONIK, dengan dosis 3 tutup POC NASA dan 1 tutup HORMONIK, dalam 12 – 15 liter air. Semprotkan 1 – 2 minggu sekali.

6. Pengendalian OrganismePengganggu Tumbuhan (OPT)

Hama dan penyakit tanaman yang menyerang tanaman seledri, antara lain lalat pengorok daun, bercak daun bakteri, busuk lunak bakteri, penyakit fusarium, penyakit hawarserkospora, hama tanaman, busuk akar, dan berbagai virus lainnya. Pengendalian hama dilakukan tergantung pada hama. Hama dapat dihilangkan secara mekanik yaitu dicabut dan dibakar. Jika terpaksa harus menggunakan pestisida, gunakan jenis pestisida yang aman mudah terurai seperti pestisida biologi, pestisida nabati, atau pestisida piretroid sintetik.

7. Panen dan Pasca panen

Tanaman seledri yang ditanam langsung tanpa melalui pembibitan dapat dipanen pada 160-180 hari, sementara seledri tumbuh dari benih biasanya dipanen pada 90-125 hari. Tanaman seledri biasanya dipanen ketika sebagian tanaman sudah mencapai tahap dianggap layak jual, akan tetapi ukurannya beragam. Penundaan panen dapat menyebabkan beberapa tanaman menjadi bergabus, sementara panen terlalu dini mengakibatkan setidaknya tangkai daun besar. Produksi seledri bisa mencapai 40-70 ton/ha.